AWAS MINIMARKET NAKAL!


KEMBALINYA PERMEN

Anda pernah belanja (shoping) di sebuah minimarket seperti Indomart, Alfamart atau sejenisnya di kota kita? Hati-hati dengan uang kembalian anda yang terkadang sering tidak kembali berupa uang ataupun bahkan tidak diberi kembalian padahal jelas dalam struk pembelian ada sisa uang meski kecil tapi itu hak kita. Kalaupun itu kembali berupa permen harusnya pihak kasir menawarkan terlibih dahulu kepada pembeli. Jadi tidak lantas main sepihak. Tahukah anda bila kejadian seperti itu sudah melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Padahal Departemen Perdagangan (Depdag) mengingatkan pengusaha ritel agar tidak mengganti uang kembalian kepada konsumen dengan permen . Sedangkan pihak Depdag sudah kerjasama dengan pihak Bank Indonesia(BI) dan Departemen Keuangan (Depkeu) dalam pengadaan uang receh bagi pengusaha ritel. Tapi meskipun begitu bila tidak ada  uang receh sebagai kembalian konsumen bukan alasan untuk berbuat sepihak dengan memberi permen. Karena ini undang undang yang sah jadi bila melanggar tentu ada sangsinya berat. Direktur Pengedaran Uang Bank Indonesia (BI), Yoppie D Alimuddin, mengaku jika pengusaha ritel membutuhkan uang receh pecahan bisa menghubungi bankir. Nanti bankir tersebut akan meminta ke BI. “BI akan menyediakan uang receh berapa pun yang diminta pengusaha ritel bersangkutan,” jelasnya.

Ada juga yang lebih parah dampaknya dialami konsumen. Karena pihak kasir tidak ada uang receh kembalian maka uang kembalian itu diminta merelakan untuk kasir. Wah, ini jelas lebih kasar lagi dan ini bener-bener terjadi di kota kita. Jadi unsur pemerasan disana juga jelas terasa. Kembalian cuman Rp 100 atau beberapa ratus mau dituntut konsumen terkadang malu tapi kalo tidak dituntut itu memang hak konsumen. Iya kalau sekali ini terjadi nah kalau sering dan itu terjadi di beberapa konsumen lainnya gimana? Masalah ini sangat dikeluhkan terutama ibu-ibu rumah tangga.

Lalu siapa yang harus bertanggung jawab terhadap kasus kasus diatas? Pengusaha minimarket, konsumen atau Pemda setempat? Masyarakat yang bisa menilai……..

Berikut beberapa pelanggaran minimarket terutama di Ambulu:

  • Uang kembalian permen tanpa izin konsumen
  • Uang kembalian tidak sesuai hitungan
  • Uang kembalian tidak dikembalikan meski nilainya kecil
  • Exspired food
  • Harga dirak tidak sesuai dengan kasir
  • Harga tidak sesuai dengan promo
  • Lebih terkesan menjebak pembeli dengan promo

Awas anda jadi korban berikutnya…….!

6 Tanggapan

  1. Masih ada ya kembalian pake permen??? besok bayar pake permen aja ahhhh

  2. saya ingin tau dong tempat penukaran receh yang baru, tolong krm ke email aku

    • untuk info ini secara pasti kami tidak tau persis tempatnya. tentunya tempat penukaran biasanya di pedagang2 pasar atau di relasi2 dagang lainnya. malahan minimarket2 biasanya sudah punya resmi tempat panukaran receh. anda juga bisa cari info lembaga YLKI atau sejenisnya.

  3. ya kadang 500 rupiah dikasi permen
    belum ongkos parkir di ambulu yang 1000 rupiah pdahal di jember aja 500

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: